MATARAM, kritikpublik.id — Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengeluarkan instruksi tegas dan tanpa kompromi kepada seluruh kader. Di hadapan peserta Musyawarah Daerah (Musda) V dan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Demokrat NTB di Mataram, Jumat (16/10/2026), AHY menegaskan bahwa partainya bukan sekadar penggembira musiman yang hanya muncul saat pemilu tiba.
Demokrat menuntut kerja nyata yang langsung berdampak pada urusan perut, pendidikan, hingga kesehatan rakyat.
⚡ Fokus Utama: Ekonomi, Pariwisata, hingga Infrastruktur
Dalam arahannya secara virtual, AHY merumuskan formula konkret untuk menggenjot kesejahteraan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menyoroti sektor-sektor krusial yang menjadi motor penggerak daerah:
-
Pariwisata & Ekonomi Kreatif: Memaksimalkan potensi lokal agar mendatangkan multiplier effect bagi masyarakat.
-
Infrastruktur & Konektivitas: Memangkas biaya logistik dan mempermudah mobilitas barang serta jasa.
-
Pertumbuhan Inklusif: Memastikan kue pembangunan tidak hanya dinikmati segelintir pihak, melainkan langsung menyasar kelompok rentan yang paling membutuhkan.
“Mari kita tunjukkan bahwa Demokrat bukan hanya sekadar hadir dalam kontestasi politik setiap 5 tahun, baik pemilu maupun pilkada, tapi benar-benar kita ingin menghadirkan kemajuan melalui pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor,” tegas AHY di hadapan para kader.
🎯 Target Politik 2029: Sapu Bersih Kursi NTB!
Tak hanya bicara kesejahteraan, AHY juga membakar semangat tempur kader Demokrat NTB untuk menatap Pemilu 2029 dengan kepala tegak. Evaluasi peta kekuatan politik langsung berbuah target strategis:
-
DPR RI: Dari dua daerah pemilihan (Dapil) di NTB yang saat ini baru mengamankan satu kursi di Dapil NTB II, AHY mematok target harga mati untuk menyapu bersih dan merebut kursi di Dapil NTB I pada 2029.
-
Legislatif Daerah: Instruksi mutlak diberikan untuk mendongkrak perolehan suara secara masif di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota se-NTB, demi memastikan lebih banyak kader Demokrat yang menduduki kursi pimpinan dewan.
Dengan konsolidasi ketat dan strategi taktis yang dibeberkan sang Ketua Umum, mesin politik Partai Demokrat di NTB dipastikan langsung gigi empat menyongsong pemenangan masa depan.







