PONTIANAK, kritikpublik.id — Komitmen membangun kesehatan jasmani dan memperkuat soliditas antarinstansi di Kalimantan Barat dibuktikan secara nyata. Jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) tampil kompak dalam perayaan puncak Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026.
Pada Minggu, 11 Oktober 2026, Asisten Bidang Pemulihan Aset Kejati Kalbar, Sugito, S.H., bersama Asisten Bidang Pidana Militer, Kolonel Cpm. Agis Subur Mudjiono, S.H., M.A.P., memimpin langsung keikutsertaan jajaran Adhyaksa dalam agenda Jalan Santai tingkat Provinsi Kalbar yang dipusatkan di Aula Mapomdam XII/Tpr.
Kehadiran petinggi Kejati Kalbar ini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Aksi ini menjadi simbol kuat penguatan sinergisitas lintas sektoral—khususnya antara penegak hukum dan jajaran TNI—sekaligus mengkampanyekan pentingnya budaya hidup aktif dan bugar bagi masyarakat luas.
Momentum Soliditas dan Kebugaran
Di tengah kesibukan penegakan hukum yang dinamis, keikutsertaan Kejati Kalbar dalam Haornas ke-43 membawa pesan tegas: kesehatan fisik dan mental adalah fondasi utama pelayanan publik yang prima.
Melalui langkah bersama di sepanjang rute jalan santai, terajut kebersamaan yang solid antaraparat penegak hukum, instansi pemerintah, dan elemen masyarakat. Sinergi ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas daerah melalui pendekatan humanis dan kolaboratif.
Partisipasi aktif ini sekaligus menegaskan bahwa Kejati Kalbar tidak hanya hadir dalam penegakan hukum yang tegas, tetapi juga senantiasa mendukung penuh setiap gerakan positif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Barat.
Bagaimana pandangan Anda mengenai pentingnya sinergi antarinstansi dalam membangun budaya sehat di Kalimantan Barat?






